Program
Literasi Al-Quran Untuk Pengembangan Nilai Moral Agama Di SMPN 29 Bandung
Oleh:
Andika Abdul Latif 1801299
Hal yang dapat dilakukan dalam mendorong
adanya budaya literasi agama Islam adalah dengan adanya kegiatan literasi Al-Quran
dikalangan pelajar yaitu dengan menumbuhkan kesadaran siswa dalam membaca dan
mempelajari Al-Quran sebagai pedoman hidup seorang muslim. Literasi Al-Quran
sangat berperan dalam menumbuhkan budaya baca dengan meningkatkan iman dan
takwa serta akhlak mulia melalui pendidikan sekolah. Hal ini selaras dengan UUD
1945 Pasal 31 ayat 3 yaitu Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu SISDIKNAS
yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka
mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan undang-undang (Perpustakaan
Bappenas).
Selain menjalankan kewajiban, literasi
Al-Quran memberi peran dalam proses pembelajaran agama Islam dapat menambah
wawasan khazanah ilmu pengetahuan dengan banyak membaca Al-Quran dan mengembangkan
nilai moral agama pada siswa.
Perkembangan nilai-nilai moral dan
agama adalah kemampuan anak untuk bersikap dan bertingah laku. Islam telah
mengajarkan nilai-nilai positif yang bermanfaat dalam kehidupan bermasyarakat.
Hal ini menyebabkan perlunya pengembangan pembelajaran terkait nilai nilai
moral dan agama. Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam ajaran Islam telah
dijelaskan bagaimana proses pengembangan nilai-nilai agama dan moral dapat
diterapkan dengan benar.
Pembinaan akhlak bagi siswa salah
satunya dapat dilakukan melalui literasi Al-Quran. Kelompok 2 KKN UPI Gelombang
II membuat program “5
Menit bersama Al Quran”. Dimana teknis dari kegiatan ini adalah : 5
menit sebelum belajar para siswa diharuskan membaca dan memahami Al-Quran, tentunya
hal ini diperuntukkan bagi siswa yang beragama Islam. Kegiatan ini dilakukan agar siswa dapat menjadi membaca
dan memahami Al-Quran tradisi dan kebiasaan serta memberikan literasi yang baik
bagi kalangan pelajar dengan mengeluarkan peraturan program literasi Al-Quran
bagi sekolah. Solehuddin (2018:170) mengungkapkan bahwa tingkat literasi yang
rendah berkaitan dengan tingginya drop out sekolah, kemiskinan dan
pengangguran. Aspek tersebut merupakan salah satu indikator rendahnya indeks
pembangunan manusia. Apabila masyarakat tidak siap menerima individu-individu
masyarakat yang kualitasnya rendah, perlu diupayakan sedini mungkin mewujudkan
budaya keilmuan yaitu menciptakan tradisi literasi. Mengiringi tradisi literasi
umum hal yang sama perlu juga diwujudkan tradisi literasi Alquran bagi umat
Islam.
Proses pelaksanaan kegiatan program
5 Menit bersama Al Quran yaitu melalui tahapan pelaksanaan yang dimulai dari
penetapan jadwal kegiatan literasi Al-Quran, waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan
literasi Al-Quran dan yang terlibat dalam kegiatan literasi Al-Quran. Dengan bentuk
kegiatannya meliputi rangkaian kegiatan literasi Al-Quran, metode pelaksanaan
membaca Al-Quran dan artinya serta penilaian pada kegiatan literasi Al-Quran. Kegiatan
literasi Al-Quran memberikan dampak yang insyaallah baik pada siswa. Harapan dari
kegiatan literasi ini semoga dapat menambah minat siswa dalam membaca Al-Quran,
memberikan motivasi kepada siswa dalam membudidayakan membaca Al-Quran dan
memberikan pendidikan akhlak terhadap siswa dengan memahami ayat yang dibaca.
Dampak kegiatan l”5 Menit Bersama Al-Quran
dapat memberikan kesadaran siswa dalam membiasakan membaca Al-Quran dan dapat
menjadi media yang efektif dalam memberikan kesadaran pada siswa dalam
menumbuhkan budaya baca Al-Quran di sekolah. Adanya bentuk kegiatan literasi Al-Quran
yang dilaksanakansehari-hari dapat menjadi kebiasaan siswa dalam membaca Al-Quran,
memotivasi siswa agar membudidayakan membaca Al-Quran dan membina siswa agar berakhlak
mulia, menjadi motivasi bagi siswa untuk menambah minat sehingga membudidayakan
membaca Al-Quran melihat bahwa yang menjadi faktor yang mempengaruhi dalam
membaca adalah faktor minat, motivasi dan pembiasaan yang dilakukan untuk
memberikan kesadaran pada siswa tentang pentingnya membaca Al-Quran. Literasi
Al-Quran juga dapat memberikan peran dalam proses pembelajaran agama Islam dan
menambah wawasan khazanah ilmu pengetahuan dengan banyak membaca Al-Quran.
Dengan demikian program literasi Al-Quran di sekolah merupakan sebuah kegiatan
agama yang menanamkan nilai-nilai agama Islam dan memperdalam pengetahuan
tentang membaca Al-Quran bagi siswa.
Sumber
Referensi :
Solehuddin.
“Keefektifan Program Literasi Alquran di Sekolah-Sekolah Swasta non-Agama dalam
Kerangka Penguatan Karakter (Kajian di Jawa Barat) 2018. Al Bayan: Jurnal Studi
Alquran dan Tafsir (5 September 2019).
Komentar
Posting Komentar